Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, kenaikan harga rata-rata beras juga terjadi untuk kualitas medium sebesar 0,37 persen menjadi Rp10.215 per kg.
"Sementara untuk (harga beras) kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.987 per kg, naik 1,99 persen," terang Suhariyanto, Kamis (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya sudah ada penurunan di beberapa tempat tapi secara rata-rata masih naik," kata dia.
"Untuk harga gabah kualitas rendah di petani 3,39 persen," sambung Suhariyanto.
Secara keseluruhan, kenaikan harga beras mempengaruhi inflasi bulan Februari 2018 dengan andil 0,04 persen. Namun begitu, Suhariyanto masih optimis harga beras akan turun seiring dengan musim panen raya.
"Jadi akan berpengaruh cukup baik nantinya untuk inflasi bulan Maret 2018," pungkas Suhariyanto.
Sebagai informasi, BPS mencatat inflasi bulan Februari 2018 sebesar 0,17 persen bila dilihat secara bulanan. Sementara, inflasi secara tahun kalender tercatat sebesar 0,79 persen. (agi)