Jembatan tersebut rencananya akan dibangun sepanjang 7,03 kilometer dengan perkiraan nilai proyek mencapai Rp4,3 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, akan menggunakan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada proyek tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basuki menyebut, besaran pembagian beban biaya antara pemerintah dan swasta akan dihitung berdasarkan hasil FS jembatan Batam-Bintan tersebut.
Trase kedua menghubungkan Pulau Tanjung Sauh ke Pulau Buau dengan panjang 4,05 kilometer dan trase ketiga akan menghubungkan Pulau Bua ke Pulau Bintan sepanjang 0,85 kilometer.
Usulan Pembangunan Jembatan Bangka-Bintan ini sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada akhir Februari silam.
Basuki berujar, Presiden Joko Widodo sudah memutuskan untuk membangun jembatan tersebut. Ia menambahkan, gambar desain awal untuk proyek tersebut telah selesai dan tinggal melakukan persiapan FS dan DED dengan seksama.
"Apalagi jembatan ini melalui laut, harus dilakukan penelitian bathymetri (studi tentang kedalaman air danau atau dasar lautan) dan geologi teknik yang detail," terang Basuki. (agi)