Pemerintah Tak Akan Tambah Daftar Proyek Strategis Nasional

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Kamis, 08/03/2018 09:53 WIB
Pemerintah Tak Akan Tambah Daftar Proyek Strategis Nasional Pemerintah menyatakan tak lagi menambah daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) di sisa pemerintahan Presiden Joko Widodo, sembari mengevaluasi daftar PSN. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan pemerintah tidak akan lagi menambah daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) di sisa pemerintahan Presiden Joko Widodo yang akan habis tahun 2019. Meski demikian, pemerintah tetap akan merencanakan penambahan proyek infrastruktur biasa.

Darmin mengatakan ini terkait dengan permintaan Jokowi untuk mengevaluasi proyek-proyek yang sudah masuk daftar hingga saat ini. "Kalau PSN, Presiden sudah minta untuk periode pemerintahan ini jangan ditambah lagi," terang Darmin ditemui di kantornya, Rabu (7/3).

Adapun menurutnya, hasil dari evaluasi PSN itu kemungkinan akan menghasilkan pengurangan jumlah proyek yang masuk daftar tersebut. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017, pemerintah menetapkan 245 PSN dan dua program strategis. Jumlah ini bertambah dibandingkan posisi sebelumnya yaitu 225 proyek sesuai Perpres Nomor 3 Tahun 2016.


Saat ini, pemerintah masih menyusun kriteria terkait jenis-jenis proyek yang sekiranya akan dikeluarkan dari PSN. Namun, yang pasti, salah satu kriteria proyek yang dikeluarkan adalah proyek yang sampai saat ini tak kunjung terealisasi


"Kan ada saja, misal proyek setelah berjalan dua hingga tiga tahun, kalau kami perkirakan mereka belum akan membangun fisik dalam waktu 1,5 tahun dari sekarang. Tapi, nanti saya jelaskan seperti apa kriteria proyeknya dalam beberapa hari ke depan," imbuh dia.

Jokowi sebelumnya meminta program prioritas dan PSN yang belum rampung hingga 2017 untuk dievaluasi kembali dan segera dituntaskan. Ia juga meminta proyek strategis yang direncanakan di tahun 2018 benar-benar bisa efektif dalam pelaksanaannya.


Maka dari itu, ia pun mengutus Darmin untuk memutuskan proyek-proyek strategis apa saja yang bisa dieksekusi dan sudah tidak mungkin lagi untuk dilanjutkan. "Dan ini harus diputuskan cepat," ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, pertengahan bulan lalu.

Menurut data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) per Desember 2017, proyek PSN yang telah rampung tercatat 26 proyek dengan rincian 20 proyek diselesaikan pada tahun 2016 dan enam proyek diselesaikan pada tahun 2017. Adapun, 26 proyek tersebut memiliki total nilai investasi sebesar Rp46,5 triliun. (agi/agi)