BNI Copot Dua Direktur, Tambah Tiga Wajah Baru

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Selasa, 20/03/2018 20:23 WIB
BNI Copot Dua Direktur, Tambah Tiga Wajah Baru BNI memberhentikan dua direkturnya, Imam Budi Sarjito dan Panji Irawan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hari ini, Selasa (20/3). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memberhentikan dua direkturnya, yaitu Imam Budi Sarjito yang sebelumnya menempati posisi Direktur Kepatuhan dan Risiko serta Panji Irawan yang menempati kursi Direktur Tresuri dan Internasional.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini, Selasa (20/3).

"RUPS memberhentikan dengan hormat saudara Imam Budi Sarjito dan saudara Panji Irawan sebagai Anggota Direksi Perseroan terhitung sejak sejak ditutupnya RUPS hari ini," ujarnya dalam keterangan resmi.



Bank pelat merah itu juga menambah tiga wajah baru ke jajaran direksi perusahaan. Pertama, Endang Hidayatullah yang menggantikan posisi Imam Budi Sarjito. Kedua, Tambok PS Simanjuntak sebagai Direktur Retail Banking. Ketiga, Dadang Setiabudi sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasi.

Selain itu, beberapa direktur yang sudah ada dalam struktur direksi perseroan mengalami pergantian jabatan. Putrama Wahyu Setyawan dari kursi Direktur Bisnis Menengah menjadi Direktur Corporate Banking.

Lalu, Rico Rizal Budidarmo dari Direktur Keuangan dan Risiko Kredit menjadi Direktur Treasury dan International Banking. Kemudian, Anggoro Eko Cahyo dari Direktur Bisnis Konsumer menjadi Direktur Keuangan dan Bob Tyasika Ananta dari Direktur Perencanaan dan Operasional menjadi Direktur Manajemen Risiko.


Sementara beberapa direksi yang tak berpindah dari jabatannya, yaitu Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama, Herry Sidharta sebagai Wakil Direktur Utama, Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan, dan Adi Sulistyowati sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan.

RUPS juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp4,77 triliun atau 35 persen dari total laba bersih perusahaan sebesar Rp13,62 triliun kepada para pemegang saham. Dividen itu terbagi atas dividen umum sebesar Rp3,4 persen dan dividen spesial sebesar Rp1,36 triliun.

Dari total dividen yang diberikan sekitar 60 persen diberikan ke pemerintah. Sedangkan sisa laba bersih sebesar Rp8,85 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan.


Berikut susunan direksi dan komisaris BNI:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Direktur Utama Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Corporate Banking: Putrama Wahyu Setyawan
Direktur Retail Banking: Tambok P. S. Simanjuntak
Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan: Catur Budi Harto
Direktur Treasury dan International Banking: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Keuangan: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Manajemen Risiko: Bob Tyasika Ananta
Direktur Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama: Wahyu Kuncoro
Komisaris: Bistok Simbolon
Komisaris: Marwanto Harjowiryono
Komisaris Independen: Revrisond Baswir
Komisaris: Joni Swastanto
Komisaris Independen: Pataniari Siahaan
Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris Independen: Sigit Widyawan (bir)


BACA JUGA