"Utang dari dulu, bukan hanya utang pemerintah saat ini. Malah pemerintahan ini yang membayar utang, termasuk yang dulu-dulu," ujarnya di kantornya, Jumat (23/3).
Ia mengaku lelah dengan beberapa pihak yang kerap bertanya soal posisi utang Indonesia saat ini. "Saya sering jawab berkali-kali soal utang," imbuh dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:SBY Ingatkan Soal Utang Indonesia |
Toh, pengelolaan utang pemerintah dalam keadaan baik dan tidak ada potensi gagal bayar. Sebelumnya, Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa utang pemerintah hingga akhir Februari mencapai Rp4.034,8 triliun.
Angka ini terdiri dari pinjaman sebesar Rp777,54 triliun, serta utang dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp3.527,6 triliun.
Rasio ini disebut masih lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara dengan ekonomi setara, seperti Vietnam sebesar 63,4 persen, Brazil 81,2 persen, Thailand 41,8 persen, dan Malaysia 52,7 persen. (bir)