Berdasarkan data, peminat Premium sepanjang 2017 dibandingkan periode sama tahun lalu turun hingga 50 persen. Kendati demikian Pertamina tetap menyediakan Premium di wilayah tersebut. Saat ini tercatat ada 743 SPBU yang menjual Premium di wilayah tersebut.
"Ini indikasi bahwa masyarakat mulai mencari BBM dengan kualitas lebih bagus," kata Dian kepada CNNIndonesia.com, Minggu (25/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Petralite, kenaikan konsumsi tercatat sebesar 50 persen menjadi 49.000 KL dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya yang sebanyak 34.000 KL.
Kemudian ada bahan bakar penugasan (tidak dapat subsidi) yaitu Premium yang didistribusikan di luar Jawa dan Bali. Terakhir jenis bahan bakar umum yaitu bahan bakar yang sudah tidak disubsidi oleh negara.
"Premium yang dijual di Jawa termasuk kategori bahan bakar umum karena sudah tidak disubsidi oleh pemerintah," tutupnya. (mik)