Selain Sawit, Pemerintah akan Replanting Komoditas Karet

SAH, CNN Indonesia | Rabu, 28/03/2018 08:19 WIB
Selain Sawit, Pemerintah akan Replanting Komoditas Karet Pemerintah akan melakukan peremajaan (replanting) komoditas perkebunan. Tak hanya tanaman kelapa sawit, tetapi juga komoditas lainnya, seperti karet. (www.eaglehighplantations.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah akan melakukan peremajaan (replanting) komoditas perkebunan. Tak hanya tanaman kelapa sawit, tetapi juga komoditas lainnya, seperti karet, dan lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan replanting tanaman kelapa sawit rencananya akan dilakukan pada April 2018, setelah sempat tertunda dari jadwal semula pada Februari lalu.


Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) mengalokasikan dana sekitar Rp4,6 triliun dari dana pungutan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oils/CPO).


"Ada peremajaan komoditas perkebunan, Kami mulai dari kelapa sawit, nanti masuk ke karet, kelapa, dan lain-lain," kata Darmin di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (27/3).


Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menyampaikan pemerintah terus mengidentifikasi titik-titik lain di Indonesia untuk peremajaan kelapa sawit, selain Riau sebagai wilayah dengan lahan yang besar.

"Bahkan, Papua sudah kirimkan data mereka agar bisa melakukan replanting. Jadi kami persilakan untuk daftarkan, kami identifikasi, dan di proses," ucapnya beberapa waktu lalu.

Tahun lalu, pemerintah me-replanting sekitar 20 ribu hektar lahan sawit. Sedangkan tahun ini, target replanting pemerintah mencapai 185 ribu hektar. Dari target itu, diharapkan sekitar 10-20 ribu hektar lahan diremajakan setiap bulannya.

Meski begitu, ia bilang, keberhasilan program tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari ketersediaan benih, pembersihan lahan, cuaca, dan lainnya.

(lav/lav)