Transfer Data dan Teknologi ke UKM, Gapmmi Bentuk IFIC

NDY, CNN Indonesia | Selasa, 24/04/2018 05:28 WIB
Transfer Data dan Teknologi ke UKM, Gapmmi Bentuk IFIC Ilustrasi makanan dan minuman. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) berencana membentuk Indonesia Food Innovation Center (IFIC) yang bertujuan sebagai pusat data dan inovasi untuk membantu mentransfer pengetahuan dan teknologi ke usaha kecil menengah.

"IFIC tidak hanya membangun lab atau pusat penelitan tapi bekerja sama dengan innovaton center lainya," kata Ketua GAPMMI Adhi S Lukman di Kementrian Perindustrian, Senin (23/4).

IFIC nanti arahnya akan bekerja sama dengan beberapa lembaga seperti IPB yang sudah memiliki pemantauan pertanian. Adhi mengatakan innovation center tersebut tidak membuat balai besar.



"Tugas kita meng-connect atau menyambungkan, misal industri butuh biji kopi, kami tahu dimana pusat penelitian kopi. Jadi bentuknya nanti berupa big data dan kami bisa mengarahkan industri yang membutuhkan bahan baku tersebut. Ini salah satu bentuk untuk menunjang industri 4.0 juga," imbuh dia.

IFIC nanti diharapkan dapat diterapkan ke industri kecil dan menengah. Contoh, UKM pengolah cabe untuk bahan baku industri. UKM yang kekurangan teknologi dan pengetahuan dapat memanfaatkan IFIC untuk memperoleh bimbingan dan transfer teknologi.

"Semua pembiayaan dari pemerintah, swasta, nasional. Jadi, tidak harus bayar, itu tujuan IFIC," ucap Adhi.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan innovation center tersebut akan ditujuan khusus untuk makanan dan minuman.

"Di Indonesia, ada innovation center untuk elektronik yang belum ada, bahkan di ASEAN itu untuk makanan dan minuman," tutur Airlangga.


Innovation center
tersebut dibangun atas kerja sama dengan Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI).

Airlangga mengatakan innovation center itu bertujuan memudahkan industri makanan minuman dalam skala kecil dan menengah yang tidak dapat masuk ke pabrik jadi mereka dapat melihat kemajuan teknologi untuk memudahkan produksi industri mereka.

"Kami kerja sama dengan Gapmmi agar seluruh industri bisa melihat efek daripada teknologi sekaligus melihat perkembangannya sampai dimana," jelasnya. (bir)