Menko Luhut Sebut India Lirik Investasi di Sabang

Agustiyanti, CNN Indonesia | Jumat, 18/05/2018 13:44 WIB
Menko Luhut Sebut India Lirik Investasi di Sabang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhur Binsar Panjaitan menilai kerja sama antara kedua negara bagus guna membuat keseimbangan di Samudera India dan Samudera Pasifik. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut investor asal India berencana berinvestasi di Sabang, Aceh. Rencananya, investasi akan mencakup di bidang kesehatan dan pelabuhan.

Hal tersebut disampaikan Luhut usai melakukan pertemuan bilateral dengan tiga Menteri India saat melakukan kunjungan kerja ke negara tersebut pada Kamis (17/5).

"Keinginan India untuk investasi di Sabang, ada rumah sakit, ada juga pelabuhan di sana karena dekat dengan Kepulanan Andaman dan Nicobar (bagian dari India)," ujar Luhut dikutip dalam keterangan resmi, Jumat (18/5).



Ia menilai kerja sama antara kedua negara bagus guna membuat keseimbangan di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. "Saya pikir penting perimbangan kekuatan dibangun di sini sehingga tidak ada satu (negara) super power bisa membuat instabilitas," terang Luhut.

Selain membahas rencana investasi di Sabang, pertemuan dengan tiga menteri India juga memunculkan peluang-peluang kerja sama lain antara kedua negara. Peluang kerja sama tersebut, antara lain, mencakup industri pesawat terbang, kelapa sawit, obat generik, teknologi biodiesel, hingga pengolahan limbah plastik menjadi energi dan pembersihan sungai.

Pertemuan tersebut juga secara khusus membahas sektor pariwisata, yang antara lain terkait pembukaan rute penerbangan langsung dari Delhi atau Mumbai ke Jakarta, Bali, Medan, atau kota lain di Indonesia. Peluang ini tidak dapat dikesampingkan mengingat tingginya jumlah kunjungan wisman dari India ke Indonesia yang sejumlah 485 ribu orang pada tahun lalu.


"Total turis dari India ke Indonesia meningkat 28 persen pada 2017," jelas Luhut.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, Kemenko bidang Kemaritiman akan mengirimkan tim teknis kembali ke India minggu depan. Peluang kerja sama yang telah menjadi lebih konkrit akan dibahas ditingkat yang lebih tinggi di level kepala pemerintahan, saat rencana kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia pada 30 Mei 2018. (agi/bir)