Erupsi Gunung Agung Dijamin Tak Hambat Hajatan IMF-World Bank
Dinda Audriene Mutmainah | CNN Indonesia
Jumat, 29 Jun 2018 22:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan agenda pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) - Bank Dunia (World Bank) pada Oktober 2018 tetap berlangsung di Bali, meski saat ini Gunung Agung di Bali kembali bereaksi.
Luhut mengatakan erupsi yang kembali terjadi di Gunung Agung, Bali, sejak Rabu (27/6) tak membuat tempat acara pertemuan tahunan itu diubah atau bahkan dijadwalkan ulang.
"IMF-Bank Dunia tidak ada perubahan, kami sudah antisipasi ledak-ledakan itu," ujarnya, Jumat (29/6).
Luhut mengaku terus memonitor perkembangan di Bali, khususnya Gunung Agung. Namun, ia mengakui kondisi alam memang tak pernah bisa diduga atau diprediksi.
"Penerbangan pesawat kan sekarang juga sudah dibuka lagi," imbuh Luhut.
Sebelumnya, Perusahaan umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau AirNav Indonesia mencatat sebanyak 226 pergerakan pesawat udara (take-off dan landing) dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, terdampak akibat erupsi gunung agung.
Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri telah memutuskan untuk menutup operasional penerbangan sejak pukul 03.00 WITA. Namun, pada 14.30 WITA tadi, manajemen memutuskan untuk membuka kembali penerbangan di bandara tersebut.
Namun begitu, Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan erupsi Gunung Agung tak separah seperti pada November 2017 lalu.
Menurut Kepala Badan Geologi ESDM Rudy Suhendar, amplitudo getaran dari Gunung Agung saat ini tak sampai setengah dari erupsi November lalu. (bir)
Luhut mengatakan erupsi yang kembali terjadi di Gunung Agung, Bali, sejak Rabu (27/6) tak membuat tempat acara pertemuan tahunan itu diubah atau bahkan dijadwalkan ulang.
"IMF-Bank Dunia tidak ada perubahan, kami sudah antisipasi ledak-ledakan itu," ujarnya, Jumat (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut mengaku terus memonitor perkembangan di Bali, khususnya Gunung Agung. Namun, ia mengakui kondisi alam memang tak pernah bisa diduga atau diprediksi.
"Penerbangan pesawat kan sekarang juga sudah dibuka lagi," imbuh Luhut.
Lihat juga:Bandara I Gusti Ngurah Rai Dibuka Kembali |
Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri telah memutuskan untuk menutup operasional penerbangan sejak pukul 03.00 WITA. Namun, pada 14.30 WITA tadi, manajemen memutuskan untuk membuka kembali penerbangan di bandara tersebut.
Namun begitu, Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan erupsi Gunung Agung tak separah seperti pada November 2017 lalu.
Menurut Kepala Badan Geologi ESDM Rudy Suhendar, amplitudo getaran dari Gunung Agung saat ini tak sampai setengah dari erupsi November lalu. (bir)