Empat Hotel di Bali Bakal Dikosongkan untuk Kantor IMF dan WB

Agustiyanti, CNN Indonesia | Kamis, 19/07/2018 18:51 WIB
Empat Hotel di Bali Bakal Dikosongkan untuk Kantor IMF dan WB Ilustrasi Hotel. (CNNIndonesia/ Rizki Sekar Afrisia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) yang bakal digelar di Bali pada Oktober 2018 diperkirakan bakal dihadiri sekitar 8 ribu peserta. Rencananya empat hotel bahkan akan dikosongkan untuk menjadi kantor sementara IMF dan WB.

"Ada dua hotel utama untuk acara dan empat hotel pendamping yang disewa untuk kantor IMF dan World Bank," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat berkunjung ke kantor TransMedia, Kamis (19/7).

Rudiantara yang juga bertindak sebagai pantia acara internasional tersebut mengklaim penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB di tahun ini akan lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya yang diselenggarakan di Lima, Peru.


"Apa yang membedakan dengan Peru? Di Peru mereka membawa komputer dan server-nya dari kantor pusatnya, ini kami sediakan. Ada konversi hotel menjadi kantor," ungkap dia.


Panitia Nasional Pertemuan IMF-WB Susiwijono menjelaskan empat hotel di Nusa Dua, Bali. Dua di antaranya adalah Hotel Westin dan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC)

"Empat hotel itu nanti hanya untuk kantor, tidak digunakan untuk kamar peserta. Peserta nanti di 21 hotel lainnya," terang dia.


Susi menambahkan pemerintah tidak sepenuhnya membiayai akomodasi tempat untuk penyelenggaraan acara tahunan tersebut. Nantinya uang yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk menyewa tempat pertemuan, termasuk kantor sementara IMF dan WB, serta tempat pertemuan akan diganti oleh IMF dan WB.

"Nanti akan mereka ganti, jadi kami memang menyiapkan skema khusus PNBN (Penerimaan Bukan Pajak) untuk menampung pembayaran tersebut," jelas dia. (agi/agi)