Kemiskinan Turun, Masih Ada 69 Juta Orang Rentan Miskin di RI

Agus Triyono, CNN Indonesia | Jumat, 20/07/2018 10:16 WIB
Kemiskinan Turun, Masih Ada 69 Juta Orang Rentan Miskin di RI Meski angka kemiskinan turun di bawah 10 persen dari total penduduk atau tersisa 25,85 juta, masih ada sekitar 69 juta orang yang masuk kelompok rentan miskin. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyatakan pemerintah masih memiliki tugas besar, meski angka kemiskinan saat ini mampu ditekan di bawah 10 persen. Pasalnya, hingga kini masih banyak masyarakat yang rentan jatuh miskin kembali.

Data Bappenas, sampai dengan tahun 2017 kemarin menunjukkan masih ada sekitar 69 juta masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan miskin.

"Rentan di sini walau sudah di atas garis kemiskinan, mereka bisa berada di bawah lagi," katanya, Kamis (19/7).



Bambang mengatakan untuk menjaga masyarakat rentan miskin tak kembali miskin, pemerintah terus berusaha menggenjot program pengentasan kemiskinan yang telah dijalankan. Salah satu programnya adalah Program Keluarga Harapan (PKH).

"Program tersebut dijalankan untuk membantu kemandirian mereka, kalau tidak bisa jatuh miskin lagi," katanya.

Menteri Sosial Idrus Marham beberapa waktu lalu mengatakan untuk tahun 2019 nanti percepatan PKH akan dilakukan dengan menaikan bantuan.


Saat ini, setiap keluarga penerima masih menerima Rp1,89 juta per tahun. Namun pada 2019 nanti, bantuan akan dinaikkan menjadi Rp2 juta sampai dengan Rp3,5 juta per keluarga per tahun.

Angka kemiskinan per Maret 2018 berhasil diturunkan jadi tinggal 25,95 juta orang atau 9,82 persen. Berdasarkan data BPS, angka tersebut turun 630 ribu dibanding September 2017.

Bambang mengklaim angka kemiskinan tersebut sebagai yang terendah sepanjang sejarah. (agi/agi)