Pelemahan Rupiah, Pengusaha akan Pangkas Jam Kerja

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Sabtu, 21/07/2018 05:57 WIB
Pengusaha menyatakan akan memangkas jam kerja mereka sebagai upaya untuk mengurangi beban perusahaan yang terjadi akibat pelemahan rupiah. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar dagang dan Industri (Kadin) menyatakan akan melakukan efesiensi usaha. Langkah tersebut dilakukan terkait pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini.

Wakil Ketua Komite Tetap Kadin Achmad Widjaja mengatakan bahwa salah satu bentuk efesiensi akan dilakukan dengan memangkas jam lebur kerja karyawan.

Pemangkasan tersebut diharapkan bisa menurunkan beban biaya gaji yang harus dikeluarkan perusahaan.


"Jadi shift kerja karyawan otomatis akan diperpanjang dari misalnya kalau sebelumnya 07.00-15.00 nanti bisa diberlakukan 07.00-17.00," katanya, Jumat (20/7).



Achmad mengakui efesiensi jam kerja tersebut nantinya akan berdampak pada pengurangan produksi. Tapi langkah tersebut merupakan pilihan yang harus dilakukan ketimbang mengurangi jumlah karyawan.

Nilai tukar rupiah terus melemah. Bahkan akhir pekan ini nilai tukar rupiah sempat melemah ke kisaran 14.500-an.

Achmad mengatakan pelemahan tersebut memberikan dampak besar terhadap beban perusahaan, apalagi untuk industri yang mengandalkan bahan bakunya dari impor.

Pasalnya, pelemahan tersebut akan membuat beban biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk membeli bahan baku akan menjadi lebih besar.

(agt/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK