Semester I, Laba Waskita Karya Melonjak 133 Persen

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Rabu, 25/07/2018 08:33 WIB
Semester I, Laba Waskita Karya Melonjak 133 Persen Proyek Waskita Karya. (www.waskita.co.id)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mencatat laba bersih perseroan pada semester pertama tahun ini melonjak 133,59 persen menjadi Rp22,89 triliun.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan kenaikan laba didukung oleh peningkatan pendapatan usaha yang naik 47 persen dari Rp15,54 triliun menjadi Rp22,89 triliun.

"Laba pada anak perusahaan sebesar 30 persen dan sisanya berasal dari operasional perseroan," ungkap Shastia dalam keterangan resmi, Selasa (24/7).



Kenaikan pendapatan dan laba bersih perusahaan ini juga diikuti dengan beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan pada semester I 2018 naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,85 triliun menjadi Rp18,17 triliun.

Sementara, rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) perusahaan per Juni 2018 masih di bawah batas maksimal, yakni 2,13 kali. Sementara, perusahaan memasang batas maksimal DER pada posisi tiga kali.

"Rasio keuangan perseroan masih cukup baik, dengan angka current ratio sebesar 1,2 kali dan debt service coverage ratio sebesar 3,6 kali," tutur Shastia.


Lebih lanjut Shastia menjelaskan perseroan berharap dapat menerima pembayaran dari proyek turnkey yang nilainya diperkirakan mencapai Rp19 triliun. Salah satu proyek berasal dari LRT Sumatera Selatan sebesar Rp4 triliun pada kuartal III 2018.

"Waskita Karya sekarang tengah fokus untuk menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan," sambung Shastia.

Saat ini, total nilai kotrak proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan sebesar Rp97,64 triliun. Angka itu berasal dari proyek jalan tol Trans Jawa maupun Trans Sumatra. (agi/agi)