Pemerintah Akan Bangun Dua KEK Pariwisata di Jawa Barat

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Selasa, 21/08/2018 20:45 WIB
Pemerintah Akan Bangun Dua KEK Pariwisata di Jawa Barat Ilustrasi Sukabumi. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah bakal membangun dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor pariwisata di Jawa Bagian selatan. Pertama, KEK Sukabumi yang menawarkan agrowisata dan kedua, KEK Pangandaran yang menawarkan wisata bahari.

"Tahun ini, kami harapkan kedua KEK itu sudah disetujui oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Begitu oke, tahun 2019 kami bisa memulai untuk pengembangan di KEK," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (21/8).

Arief mengungkapkan total anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan KEK mencapai Rp8 triliun terdiri dari Rp5 triliun untuk pengembangan KEK Pangandaran dan Rp3 triliun di KEK Sukabumi.


"Dengan dua KEK pariwisata ini, kami harapkan pengembangan di pariwisata di Jabar bagian selatan akan bisa kami akselerasi," katanya.

Di Sukabumi, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah berkoordinasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi untuk membangun ratusan desa wisata.

Selain itu, untuk memperbaiki akses ke Sukabumi, pemerintah rencananya juga akan membangun bandara baru.

Secara terpisah, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengungkap bahwa pihaknya tengah menyiapkan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) untuk mendukung desa wisata, seperti jagung dan singkong di Jabar bagian selatan.

Pemerintah telah bekerja sama dengan pihak swasta sebagai pembeli produk. Misalnya, jagung untuk pakan peternakan ayam dan singkong untuk material gluten perusahaan bubur kayu dan kertas.


"Tadi saya minta untuk disediakan pelabuhan sesegera mungkin agar mereka bisa panennya lebih cepat," terang Eko.

Pengembangan desa wisata bisa memanfaatkan dana desa yang anggarannya tahun depan meningkat dari Rp60 triliun menjadi Rp73 triliun.

Menurut Eko, agrowisata bisa dikembangkan tanpa mengganggu sektor pertanian. Bahkan, keberadaan agrowisata bisa mencipatakan lapangan kerja.


(bir)


ARTIKEL TERKAIT