Benyamin Noach Apetuley, Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, mengatakan bandara bisa melayani 12-14 penerbangan per hari. Aktivitas itu meningkat signifikan dibanding pekan lalu yang masih fokus melayani pesawat untuk pengiriman bantuan logistik bagi korban gempa.
Tercatat enam maskapai yang beroperasi melayani penumpang antara lain, Lion Air, Batik Air, Wings Air, Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia. Tujuan penerbangan dan asal kedatangan meliputi Surabaya, Jakarta, Manado, Yogyakarta, Toli-Toli, Ampana, Morowali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Antara, layanan penerbangan bandara sudah berangsur normal. Namun layanan di terminal masih belum pulih karena sejumlah bagian rusak akibat gempa.
Kasubdit Penyelenggaraan Layanan dan Pengusahaan Bandar Udara Direktorat Bandar Udara Kemenhub Cecep Kurniwan mengatakan dari sisi pelayanan Bandara Mutiara sudah kembali pulih.
Pengaturan lalu lintas pesawat atau air traffic control (ATC) sementara menggunakan sistem ATC bergerak, menggantikan menara yang rusak akibat gempa.
"Secara keseluruhan, layanan penerbangan semakin normal. Tinggal memperbaiki layanan di ruangan terminal," ujar Cecep seperti dikutip Antara, Selasa (9/10).