OJK Ingatkan Direksi Jiwasraya Hati-hati Investasi

Tim, CNN Indonesia | Senin, 15/10/2018 19:57 WIB
OJK Ingatkan Direksi Jiwasraya Hati-hati Investasi Ilustrasi logo OJK. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan direksi PT Asuransi Jiwasraya untuk melakukan kehati-hatian dalam melakukan investasi. Saat ini, Jiwasraya tengah menghadapi masalah ketidakseimbangan aset dan kewajiban hingga berakibat penundaan pembayaran klaim jatuh tempo sebesar Rp802 miliar.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) menjelaskan missmacth, dapat terjadi dalam pengelolaan investasi perusahaan asuransi. Untuk itu, OJK mengingatkan direksi Jiwasraya untuk memperhatikan tata kelola, manajemen risiko, melakukan kehati-hatian dalam investasi.

"Jiwasraya harus senantiasa berkoordinasi dan melaporkan (progres penundaan pembayaran klaim) kepada regulator (OJK) dan pemegang sahamm" ujar Riswinandi dalam keterangan resmi, Senin (15/10).


Riswinandi pun memastikan pihaknya akan terus memonitor kesepakatan yang telah dicapai antara Jiwasraya dengan pemegang polis. Dengan demikian, masing-masing pihak memiliki kejelasan mengenai kewajiban yang jatuh tempo, dengan berbagai opsi yang dipahami dan disetujui oleh kedua belah pihak.

Jiwasraya sebelumnya mengumumkan penundaan pembayaran klaim polis jatuh tempo sebesar Rp802 miliar untuk produk kerja sama dengan bank mitra. Perusahaan pun menawarkan untuk membayarkan bunga sebesar Rp96,58 miliar atas 1.286 polis asuransi.


Untuk pemegang polis yang melakukan roll over atau perpanjangan masa jatuh tempo polis, perseroan menawarkan bunga dibayar di muka sebesar 7 persen. Sementara, nasabah yang tak bersedia roll over akan diberikan bunga pengembangan 5,75 persen sesuai janji kepada bank mitra dalam surat tertanggal 10 Oktober 2018.

Diketahui, Jiwasraya menjual produk asuransi berbasis investasi melalui kerja sama perbankan (bancassurance) lewat 11 bank mitra. Produk itu merupakan layanan wealth management bagi bank mitra Jiwasraya karena merupakan produk asuransi single premi.


(agi/agi)