Hanya 3,1 Persen Penduduk Produktif di RI yang Wirausaha

mjs & Tim, CNN Indonesia | Jumat, 19/10/2018 07:36 WIB
Hanya 3,1 Persen Penduduk Produktif di RI yang Wirausaha Ilustrasi pelaku UKM. (CNNINdonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana menyebut jumlah wirausaha di Tanah Air saat ini baru mencapai 3,1 persen dari total penduduk usia produktif. Jumlah ini terbilang minim dibanding tingkat wirausaha di negara-negara maju yang bisa mencapai 14 persen.

"Angka wirausahawan kita terakhir hanya 3,1 persen dari jumlah masyarakat di usia produktif Indonesia. Berbeda dengan jumlah di negara-negara maju yang bisa mencapai 14 persen. Artinya, masih ada gap yang jauh diantara itu," ujar Danang di Jakarta, Kamis (18/10).


Minimnya jumlah wirausaha menurut dia, terjadi lantaran belum ada dukungan yang masif dari pemerintah maupun swasta. Ia pun mengaku pihaknya juga belum banyak berkontribusi guna mendorong wirausaha maupun pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).


Pihaknya bahkan kalah dibandingkan sejumlah perusahaan besar yang sudah ikut memberdayakan pelaku UKM.

Sementara, Pakar pemasaran Yuswohady menilai perlunya sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha dalam mengembangkan UKM. Sektor ini dinilai memiliki potensi yang besar untuk berkembang.


Mengacu pada data Kamar Dagang dan Industri (Kadin), tingkat kontribusi sektor UKM terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 60,34 persen pada 2016.

Saat ini, menurut dia, mayoritas UKM belum memahami manajemen bisnis. Hal ini, membuat pelaku sulit untuk maju. Untuk itu, diperlukan peran aktif pemerintah dan dunia usaha.

"Sebagian besar mungkin UKM kita belum mengerti manajemen bisnis. Makanya, sangat diperlukan peran perusahaan swasta dan juga komunitas dalam hal ini," jelas Yuswohady. (agi)