BP Tapera akan Cairkan Rp2,5 T untuk Modal Awal pada 2018

Tim, CNN Indonesia | Senin, 22/10/2018 18:47 WIB
BP Tapera akan Cairkan Rp2,5 T untuk Modal Awal pada 2018 Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ Akbar Tado)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) rencananya akan mencairkan dana Rp2,5 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebagai modal awal. Penarikan tersebut akan dilakukan jika komite tersebut dapat terbentuk sebelum Desember 2018.

Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Adang Sutara mengatakan dana tersebut akan menjadi modal awal yang akan dikelola oleh BP Tapera untuk dijadikan biaya operasional. Menurutnya biaya ini akan menjadi dana abadi dari komite yang sedang dipersiapkan untuk menjalankan Program Tapera. 

"Untuk mengoperasikan BP Tapera, pemerintah sudah mengalokasikan 2,5 triliun," kata Adang di Jakarta, Senin (22/10).


Adang mengatakan keinginan pencairan dana APBN tersebut disampaikan sekaligus untuk mendesak pemerintah untuk segera membentuk BP Tapera. Pasalnya, jika mengacu pada APBN 2019, nantinya tidak akan ada alokasi khusus lain untuk BP Tapera bila anggaran yang disediakan pada APBN 2018 tidak ditarik.
"Tapi lagi-lagi, ini akan kami kembalikan kepada kementerian keuangan, seandainya sampai Desember belum terbentuk komisioner dan dewan komisionernya bagaimana nanti," jelasnya.

Adang mengakui untuk mewujudkan pembentukan BP Tapera bukan pekerjaan mudah. Pemerintah mengalami kesulitan dalam memilih komisioner.

Kesulitan terjadi karena karena anggota komite adalah para menteri. Hal itu menjadi sedikit kesulitan bagi pihaknya untuk mengoordinasikan pembentukan BP Tapera secara langsung.
(mjs/agt)