Pesawat Lion Air Jatuh, Saham Boeing Anjlok 6,59 Persen

Agustiyanti, CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 11:49 WIB
Pesawat Lion Air Jatuh, Saham Boeing Anjlok 6,59 Persen Pesawat Lion Air. (CNNIndonesia.com/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga saham produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing anjlok 6,59 persen pada perdagangan semalam usai pesawat Lion Air JT 610 buatannya jatuh pada Senin pagi (29/10).

Saham Boing dibuka di level 360.55 dan sempat bergerak di kisaran 328,63 hingga 361,71, sebelumnya ditutup di level 335,59.

Boeing sendiri sudah mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan bantuan teknis guna menginvestigasi jatuhnya pesawat tersebut. Mereka juga telah menyampaikan bela sungkawa kepada 189 korban, termasuk 8 kru atas jatuhnya pesawat tersebut.



Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh merupakan pesawat buatan Boeing jenis 737 Max 8. Pesawat ini disebut baru berusia 2,5 bulan dan sempat mengalami permasalahan teknis sebelum terbang.

Lion Air sendiri merupakan konsumen loyal Boing. Mayoritas pesawatnya merupakan buatan maskapai AS tersebut. Berkat loyalitas Lion Air, Indonesia bahkan memiliki posisi tawar yang tinggi saat AS akan menaikkan tarif impor baja.

Maskapai berbiaya murah tersebut cukup banyak melakukan pesanan pesawat Boeing.


Tahun lalu, Lion Air baru mengumumkan rencana pemesanan pesawat Boing seri terbaru 737 Max 10 sebanyak 50 unit dengan nilai pemesanan mencapai US$6,24 miliar atau sekitar Rp93,6 triliun.

Di sisi lain, bursa saham AS semalam juga tercatat melemah seiring perang dagang yang kian memanas antara AS dan China. Dow Jones turun 0,99 persen, S&P500 turun 0,66 persen, dan Nasdaq Composite turun 1,63 persen. (agi)