Rencana Sandiaga Kaji Tol Gratis Tingkatkan Ketidakpastian

CNN Indonesia | Selasa, 06/11/2018 11:18 WIB
Rencana Sandiaga Kaji Tol Gratis Tingkatkan Ketidakpastian Ilustrasi jalan tol. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana calon Wakil Presiden Nomor urut 2 Sandiaga Uno mengkaji untuk menggratiskan tarif jalan tol yang sudah habis masa konsesinya dinilai menambah ketidakpastian bagi sektor swasta. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio.

"Menambah uncertainty (ketidakpastian) saya setuju. Musuh kita sekarang itu uncertainty. Saya tidak hanya bicara jalan tol, tapi segala macam," kata Tito di Gedung BEI, Senin (5/11).
Tito meminta para pemimpin maupun calon pemimpin memberi optimisme di tengah ketidakpastian baik dari global maupun dalam negeri. Sebab, sedikit saja sentimen yang menambah ketidakpastian itu berpotensi menggoyahkan sektor swasta.

"Jangan bicara masa depan yang lebih buruk kalau swasta inginnya itu masa depan lebih bagus dan meyakinkan," tegas Tito.



Pernyataan Tito diamini oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. Menurut Agus, kajian tersebut harus disesuaikan dengan kontrak bisnis yang mengikat antara pihak swasta dengan pemerintah. Jika kebijakan yang dikeluarkan tidak tepat, justru berpotensi merugikan negara.

"Kecuali negara mau didenda dan masuk ke perkara pengadilan," kata Agus kepada CNN Indonesia.com.

Citra Marga merupakan perusahaan bidang infrastruktur khususnya jalan tol. Beberapa ruas jalan tol yang dikelola perseroan antara lain ruas Cawang-Tanjung Priok (North South Link/NSL) dan ruas Tanjung Priok-Jembatan Tiga/Pluit (Harbour Road/ HBR).


Melalui anak usahanya, perseroan juga memegang konsesi ruas tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya lewat PT Citra Margatama Surabaya, ruas Antasari-Depok-Bogor lewat PT Citra Waspputowa, dan ruas tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) Bandung lewat (PT Citra Marga Lintas Jabar).

Sebelumnya, calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Sandiaga Uno berjanji akan mengkaji untuk menggratiskan jalan tol yang sudah habis masa konsesinya jika dirinya dan Calon Presiden Prabowo Subianto terpilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Pernyataan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu merespons kebijakan Presiden Joko Widodo membebaskan tarif Tol Jembatan Suramadu pada Minggu (28/10) silam.



(ulf/lav)