"Proses produksi di industri mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (11/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, industri pulp dan kertas memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional mengingat merupakan sektor padat karya dan berorientasi ekspor.
Pada 2017, kedua industri tersebut menyumbang ke devisa negara sebesar US$5,8 miliar, yang berasal dari kegiatan ekspor pulp sebesar US$2,2 miliar ke beberapa negara tujuan utama yaitu China, Korea, India, Banglades, dan Jepang.
Sementara, ekspor kertas tercatat sebesar US$3,6 miliar ke Jepang, Amerika Serikat, Malaysia, Vietnam, dan China.
"Industri pulp dan kertas juga menyerap sebanyak 260 ribu tenaga kerja langsung dan 1,1 juta tenaga kerja tidak langsung," imbuh Ngakan.
Pada 6-8 November 2018 lalu, BBPK Bandung menggelar 3rd International Symposium on Resource Efficiency in Pulp and Paper Technology (3rd REPTech). Simposium internasional ini bertujuan mempromosikan dan menyebarluaskan inovasi hasil penelitian dan pengembangan (litbang) serta pengembangan teknologi berwawasan lingkungan dalam pengelolaan industri pulp dan kertas.
Kegiatan tersebut dihadiri 250 peserta berlatar belakang kalangan industri, peneliti, praktisi, serta tenaga ahli profesional di bidang pulp dan kertas, baik dari dalam maupun luar negeri.
Selain dari Indonesia, pembicara berasal dari negara Jepang, Korea, Australia, dan Malaysia. Materi yang disampaikan antara lain mengenai teknologi sumber serat non kayu, teknologi daur ulang kertas, dan sistem produksi berkelanjutan industri pulp dan kertas, serta penerapan industri 4.0.
Simposium ini juga bertujuan melakukan pertukaran informasi terbaru tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pulp dan kertas, serta memperluas jejaring kerja sama litbang dengan mempertemukan tokoh-tokoh penting di bidang riset dari perguruan tinggi, instansi, asosiasi, dan lembaga riset yang berada di dalam maupun luar negeri. (sfr/fea)