Ekspor Makanan dan Minuman 2018 Ditarget Rp192,5 Triliun

CNN Indonesia | Rabu, 31/10/2018 07:24 WIB
Ekspor Makanan dan Minuman 2018 Ditarget Rp192,5 Triliun Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menargetkan nilai ekspor industri makanan dan minuman pada 2018 ini bisa menembus angka US$12,65 miliar atau Rp192,5 triliun (kurs Rp15.217 per dolar AS).

Mereka menargetkan dalam empat tahun mendatang, nilai ekspor tersebut bisa dinaikkan hingga empat kali lipat menjadi US$50 miliar atau Rp760,8 triliun dalam empat tahun mendatang.

Plt. Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Ngakan Timur Antara mengatakan untuk mencapai target tersebut pihaknya akan membantu industri makanan dan minuman memperluas jaringan pasar ekspor mereka. Kementerian Perindustrian akan aktif memfasilitasi industri makanan dan minuman olahan nasional ikut serta dalam pameran perdagangan.
Salah satu contoh bentuk fasilitasi tersebut mereka lakukan dalam mendorong  industri makanan dan minuman mengikuti pameran produk makanan dan minuman di Paris pada 21-25 Oktobe rini. "Ini merupakan kesempatan bagus. Pameran di Paris ini merupakan yang terbesar di dunia," katanya seperti dikutip dari website Kementerian Perindustrian, Selasa (30/10).


Ngakan optimis target nilai ekspor yang ditetapkan untuk industri makanan dan minuman tahun ini dan untuk empat tahun mendatang bisa tercapai. Keyakinan tersebut didorong oleh kualitas industri makanan dan minuman.

Catatan Kementerian Perindustrian, saat ini industri makanan dan minuman memiliki daya saing global yang baik.  "Sektor ini yang tengah diprioritaskan pengembangannya dalam memasuki era revolusi industri 4.0 di Indonesia. Daya saing globalnya baik," jelasnya.
(agt/agt)