PUPR dengan Belanda Evaluasi Pembangunan Tanggul Raksasa

CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 07:31 WIB
PUPR dengan Belanda Evaluasi Pembangunan Tanggul Raksasa Ilustrasi Tanggul Raksasa Jakarta. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengevaluasi tiga pembangunan infrastruktur dengan Belanda. Tiga pembangunan infrastruktur tersebut; Proyek Tanggul Laut Raksasa, Pengelolaan Air dan Warisan Budaya Semarang serta Revitalisasi Pesisir Utara Jawa Tengah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Anita Firmanti mengatakan evaluasi dilakukan terkait penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Kementererian Infrastruktur  dan Lingkungan Hidup Belanda pda 2015 lalu. Dari hasil evaluasi tersebut diketahui, proyek yang dikerjasamakan berjalan sesuai rencana.


Ambil contoh untuk pelaksanaan pembangunan Proyek Tanggul Raksasa Jakarta. Data yang dimilikinya, proyek tersebut sudah dikerjakan sepanjang 4,5 kilometer.


Sementara itu, untuk pelaksanaan Proyek Pengelolaan Air dan Warisan Budaya serta Revitalisasi Pesisir Utara Jawa Tengah akan mulai dilaksanakan 2019 mendatang."Di samping mengevaluasi pelaksanaan MoU juga dibahas persiapan perpanjangan MoU. Hal ini menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri supaya lebih fokus pada proyek-proyek dengan tingkat implementasi tinggi sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Indonesia," katanya seperti dikutip dari website Kementerian PUPR, Rabu (21/11).

Selain mengevaluasi proyek tersebut, Anita mengatakan pemerintah dan Belanda sepakat untuk melakukan studi bersama menggali peluang pembiayaan. Salah satu peluang pembiayaan yang sedang digali; pembangunan infrastruktur dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan model pembayaran ketersediaan layanan (availibility payment).

(agt/agt)