Pupuk Indonesia Kantongi Kredit Rp11 Triliun dari BRI

CNN Indonesia | Kamis, 22/11/2018 20:26 WIB
Pupuk Indonesia Kantongi Kredit Rp11 Triliun dari BRI Ilustrasi kredit. (cnnindonesia/safirmakki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konglomerasi Grup Pupuk Indonesia mengantongi kredit modal kerja hingga Rp11 triliun dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Indarto Pamoengkas mengatakan kredit tersebut akan dimanfaatkan Pupuk Indonesia dan anggota holding; PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Rekayasa Industri, PT Pupuk Indonesia Energi, PT Pupuk Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Pangan dan PT Mega Eltra. 

Kredit dimanfaatkan untuk salah satunya ekspansi usaha, terutama pengembangan produk pupuk insur hara nitrogen, fospor dan kalium (NPK). Indarto mengatakan kredit dari BRI tersebut berskema pinjaman bersama (Joint Borrower) yang akan digunakan secara fleksibel oleh masing-masing perusahaan anggota Grup Pupuk Indonesia. 



Skema "Joint Borrower" ini juga ditujukan agar pinjaman yang dihimpun tersebut nantinya bisa lebih dinamis antar masing-masing perusahaan. Skema tersebut dipilih untuk menghindari kredit yang tidak dipergunakan.

"
Dengan sinergi Pupuk Indonesia Grup dan BRI, kini kami dapat melebarkan sayap untuk melakukan ekspansi usaha ke arah pengembangan strategis terutama pengembangan produk NPK," kata Indarto seperti dikutip dari Antara, Kamis (22/11).

Indarto mengatakan selain kredit modal kerja, Grup Pupuk Indonesia bersama dengan BRI juga menyepakati fasilitas transaksi valuta asing senilai US$168 juta atau  Rp2,45 triliun. 



(Antara/agt)