Pemda DKI akan Integrasikan Seluruh Moda Transportasi

CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 22:08 WIB
Pemda DKI akan Integrasikan Seluruh Moda Transportasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Jakarta bakal mengintegrasikan seluruh transportasi umum di ibu kota; angkot, mikrolet, bis sedang hingga besar, LRT, MRT, dan kereta rel listrik. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal mengintegrasikan seluruh transportasi umum di ibu kota, mulai dari angkot, mikrolet, bis sedang hingga besar, light rail transit (LRT),  mass rapid transit (MRT), dan kereta rel listrik.

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta mengatakan integrasi itu bertujuan memudahkan masyarakat yang menggunakan transportasi umum. Harapannya, transportasi umum ada di setiap radius 500 meter dari kawasan hunian atau perkantoran.

"Jadi cukup 500 meter dari tempat di manapun Anda berada, Anda bisa mendapatkan kendaraan umum," kata Anies, Jumat (23/11).



Untuk merealisasikan hal tersebut, seluruh pemangku kepentingan di sektor itu akan turun tangan dengan melakukan studi integrasi bersama. Studi bersama akan melibatkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

"Dalam studi, seluruhnya dilibatkan. Nanti semua jadi narasumber aspek, termasuk warga juga responden. Pengelola transportasi yang punya data besar juga bisa jadi sumber," papar Anies.

Sebagai tahap awal, PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai studi integrasi transportasi antarmoda.


Targetnya, studi ini akan selesai dan dipaparkan ke publik pada Januari 2019 mendatang. Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan pihaknya akan melibatkan beberapa ahli di bidang transportasi dari berbagai perguruan tinggi.

Selain itu, perusahaan juga akan menggandeng asosiasi di sektor transportasi dan komunitas masyarakat untuk menghasilkan studi yang maksimal. "Jadi tadi ingin bekerja sama dengan misalnya Institute for Transportation and Development Policy, kemudian ada Forum Diskusi Transportasi Jakarta," tutur William.

Sementara, Direktur Utama Transportasi Jakarta Agung Wicaksono mengatakan bahwa perusahaan dan MRT Jakarta akan sama-sama menyiapkan konsep area interkoneksi dengan gedung komersial dan fasilitas umum. "Jadi bagaimana rute (Trans Jakarta) bisa menunjang integrasi ini dan berbagai hal yang menjadi masukan bagi kami," kata Agung.

(aud/agt)