51 Persen Tiket Kereta Api Terjual Jelang Natal

CNN Indonesia | Jumat, 14/12/2018 06:52 WIB
51 Persen Tiket Kereta Api Terjual Jelang Natal KAI melansir sebanyak 51 persen tiket dari total 69.850 kursi kereta terjual jelang libur Natal dan Tahun Baru. Tiket untuk tujuan tertentu bahkan sudah ludes. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi I Jakarta menyebut 51 persen tiket kereta dari total tempat duduk yang disediakan sebanyak 69.850 kursi ludes terjual jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.

"Per hari ini sekitar 51 persen sudah terjual dari seluruh tempat duduk yang kami siapkan. Untuk kereta api tujuan tertentu bahkan sudah habis," ujar Dadan Rudiansyah, Executive VP KAI Daop 1, mengutip Antara, Kamis (13/12).

Ia merinci tiket kereta yang sudah ludes terjual, yakni keberangkatan dari Jakarta pada 22-23 Desember 2018, khususnya untuk tujuan Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.


Harap maklum, 22-23 Desember jatuh tepat pada Sabtu dan Minggu atau akhir pekan terakhir sebelum libur Natal dan dilanjutkan cuti bersama pada 24 Desember 2018.

"Sabtu dan Minggu sudah terjual habis, yang masih banyak kosong keberangkatan Jumat, 21 Desember, pagi hari, karena mungkin masih ada yang bekerja," kata Dadan.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 1 akan mengoperasikan 19 kereta api tambahan.


Sebanyak 12 kereta api tambahan berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta, sedangkan 7 kereta api tambahan lainnya berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

Sementara, jumlah perjalanan kereta api reguler yang beroperasi sebanyak 60 perjalanan dengan jumlah tempat duduk yang disediakan sebanyak 35.336 kursi.

Secara keseluruhan, kereta api yang siap melayani penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru ialah sebanyak 79 perjalanan kereta api. Jumlah ini meningkat sembilan persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 72 perjalanan kereta api.


Kereta api fakultatif (lima perjalanan) dan kereta api tambahan (14 perjalanan) dengan total kapasitas sebanyak 10.470 kursi yang akan mulai beroperasi pada 20 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019.

Pada beberapa kereta api, Brantas Tambahan dan Mataram Premium, operasional akan dimulai sejak 13 Desember 2018. Sehingga, total tempat duduk yang disediakan 69.850 kursi. Angka itu meningkat 12 persen dibanding tahun lalu, yaitu 62.264 kursi.


(Antara/bir)