Bersama rupiah, sejumlah mata uang turut menguat dari dolar AS. Yen Jepang menguat 0,31 persen, peso Filipina 0,3 persen, won Korea Selatan 0,29 persen, baht Thailand 0,02 persen, dan dolar Singapura 0,01 persen. Sementara, ringgit Malaysia dan dolar Hong Kong stagnan.
Begitu pula dengan mayoritas mata uang utama negara maju yang turut bersandar di zona hijau. Franc Swiss menguat 0,27 persen, poundsterling Inggris 0,16 persen, euro Eropa 0,14 persen, dan dolar Australia 0,08 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, rubel Rusia dan dolar Kanada berada di zona merah, masing- masing melemah 0,18 persen dan 0,12 persen dari mata uang Negeri Paman Sam.
Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp14.470-14.660 per dolar AS sampai akhir pekan ini. "Seminggu ini masih ada kemungkinan konsolidasi di sekitar Rp14.500 per dolar AS," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Tidak ketinggalan, pemerintahan AS pun 'tutup' lebih awal, sehingga sentimen dari pergerakan dolar AS ke mata uang lain mulai berkurang. (uli/bir)