Dow Jones Menguat Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir

CNN Indonesia | Kamis, 27/12/2018 12:36 WIB
Dow Jones Menguat Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir Ilustrasi. (REUTERS/Brendan McDermid).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bursa saham Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Rabu (26/12) waktu Amerika Serikat, dengan lonjakan indeks Dow Jones lebih dari 1.000 poin untuk pertama kalinya.

Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq telah mencatat kenaikan persentase harian terbesar dalam hampir satu dekade. Kenaikan level indeks sekaligus memperbaiki kondisi Wall Street penurunan terburuk di sesi sebelumnya saat Natal.

Kenaikan rekor sebelumnya untuk Dow Jones adalah 936,42 pada 13 Oktober 2008, selama periode ketika pasar ditekan hampir setiap hari oleh perkembangan krisis keuangan, yang saat itu dalam ayunan penuh.



Dikutip dari Reuters, pergerakan bursa AS dipicu laporan yang menyatakan bahwa penjualan saat musim liburan mencapai level terkuat dalam beberapa tahun terakhir, membantu meredakan kekhawatiran kesehatan ekonomi. Kenaikan level bursa juga didorong oleh investor yang menaruh dananya ke sejumlah saham.

Kenaikan harga minyak dinilai meningkatkan sentimen kepemilikan aset berisiko seperti saham. Harga saham sektor energi bahkan meningkat hingga 6,2 persen.

Kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi, perang dagang antara AS dan China, serta kenaikan suku bunga bank sentral AS Federal Reserve telah menekan indeks saham sejak akhir musim panas. Indeks utama tercatat masih turun lebih dari 10 persen bulan ini saja, hanya dengan tiga hari perdagangan tersisa tahun ini .

Menurut laporan Mastercard, penjualan AS pada musim libur 2018 meningkat 5,1 persen menjadi lebih dari US$850 miliar dari tahun tahun lalu, kenaikan terkuat dalam enam tahun terakhir.


Sementara itu, indeks ritel S&P 500 melonjak 7,4 persen, dengan kenaikan saham peritel online Amazon mencapai 9,4 persen.

"Pasar oversold saat ditinggalkan. Pelaku pasar tidak dapat membuat asumsi bahwa koreksi ini berakhir, tetapi tindakan hari ini jelas merupakan sinyal yang sangat positif," kata Brett Ewing, Kepala Strategi Pasar di First Franklin Financial Services. (Reuters/lav)