Diskon Tol Trans Jawa Tak Berlaku kalau Saldo e-Toll Kurang

CNN Indonesia | Senin, 21/01/2019 09:41 WIB
Diskon Tol Trans Jawa Tak Berlaku kalau Saldo e-Toll Kurang Ilustrasi. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan diskon tarif sebesar 15 persen yang berlaku untuk enam ruas Tol Trans Jawa diberlakukan dengan syarat. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hery Trisaputra Zuna mengatakan syarat pertama berkaitan dengan perjalanan yang dilakukan masyarakat.

Ia mengatakan diskon hanya berlaku apabila pengguna jalan tol melakukan perjalanan penuh dalam satu kluster. Misalnya, di kluster II, kendaraan yang masuk gerbang tol (GT) Palimanan akan membayar tarif tol diskon apabila keluar di GT Kali Kangkung di Semarang.

Syarat kedua, saldo e-toll cukup. Apabila saldo e-toll kurang atau tidak terbaca maka diskon tidak berlaku.



Sebagai informasi, tarif enam ruas baru Tol Trans Jawa resmi diberlakukan Senin (21/1) pukul 00.00 WIB. Besaran tarif terjauh enam ruas tol baru untuk kendaraan golongan I sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tanggal 14 Januari 2019 untuk ruas Ngawi-Kertosono sebesar Rp88 ribu.

Untuk Ruas Gempol-Pasuruan besaran tarif mencapai Rp 36 ribu, Ruas Relokasi Porong - Gempol pada Tol Surabaya-Gempol Seksi Kejapanan - Porong sebesar Rp3.000, - Seksi Porong - Kejapanan Rp 6.000. Untuk Ruas Pemalang-Batang Rp 39 ribu. 

Untuk Batang-Semarang tarif yang dikenakan sebesar Rp 75 ribu dan untuk Semarang - Solo tarif yang dikenakan sebesar Rp 65 ribu.


"Tarif yang diberlakukan sudah sesuai ketentuan rasionalisasi tarif yaitu pertama, untuk ruas yang baru operasi tarif tol awal golongan I maksimal Rp 1.000/km.

Kedua, besaran tarif kendaraan golongan II dan III adalah 1,5 kali dari golongan I dan untuk golongan IV dan V adalah 2 kali dari golongan I," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hery Trisaputra Zuna, seperti dikutip dari website Kementerian PUPR, Senin (21/1).

Hery mengatakan mulai tanggal 21 Januari  ini hingga dua bulan kedepan di ruas tersebut akan diberlakukan diskon 15% untuk pengguna tol jarak jauh. Dari empat kluster Tol Trans Jawa hanya kluster II (Palimanan-Semarang), III (Semarang-Surabaya), dan IV (Gempol-Grati) yang didiskon.


Sementara, kluster I (Jakarta-Palimanan) tidak berlaku diskon. Tol dalam kota yakni Semarang ABC dan Surabaya-Gempol juga tidak berlaku diskon.

"Pemberian diskon merupakan inisiatif badan usaha jalan tol (BUJT). Dengan adanya diskon 15%, maka pengguna tol golongan I dari Jakarta menuju Pasuruan (keluar di GT Grati) semula membayar Rp 712.500 menjadi Rp 624.500 atau hemat Rp 88.000. Sementara kendaraan golongan V mendapat potongan sebesar Rp188.500," kata Hery.

(agt)