Pendapatan Industri di China Terus Anjlok

CNN Indonesia | Senin, 28/01/2019 13:56 WIB
Pendapatan Industri di China Terus Anjlok Ilustrasi. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penghasilan perusahaan di China terus anjlok. Pada Desember 2018 kemarin, tingkat pendapatan mereka turun 1,9 persen dibanding periode yang sama 2017 lalu menjadi tinggal US$100,9 miliar.

Penurunan tersebut merupakan lanjutan dari posisi bulan sebelumnya. Pada November, tingkat pendapatan perusahaan China juga anjlok 1,8 persen. 

Analis memperkirakan penurunan pendapatan tersebut kemungkinan masih akan terus berlanjut. Penurunan disebabkan oleh pelambatan pertumbuhan ekonomi China yang terjadi belakangan ini.



Pekan lalu, rilis data pertumbuhan menunjukkan ekonomi China pada sepanjang 2018 hanya tumbuh 6,6 persen. Pertumbuhan tersebut merupakan yang terendah dalam 28 tahun belakangan ini. 

Pelambatan pertumbuhan kemungkinan masih akan berlanjut seiring upaya Negeri Tirai Bambu utang. Kebijakan tersebut kemungkinan besar akan menekan pasar properti dan mengekang aliran kredit ke sektor swasta.


"Sejauh menyangkut tren masa depan, sangat jelas bahwa itu akan terus menurun karena (indeks harga produsen) tampaknya berubah negatif, dan ketika itu terjadi, keuntungan perusahaan industri akan turun, " kata Tang Jianwei, Ekonom Senior di Bank of Communications di Shanghai seperti dikutip dari Reuters, Senin (28/1).

Tang mengatakan tekanan tersebut kemungkinan besar ke depan akan mengubah struktur keuntungan perusahaan di China. Keuntungan di sektor menengah da hilir dapat stabil, sementara itu di sektor hulu akan menghadapi tekanan besar.

(Reuters/agt)