Trump memuji bahwa Malpass adalah orang yang luar biasa. "Saya tahu Malpass adalah orang yang tepat untuk mengambil pekerjaan yang sangat penting ini," ujarnya di Gedung Putih, seperti dilansir Reuters, Kamis (7/2).
Malpass, menurut Trump, akan menjadi penyokong untuk akuntabilitas Bank Dunia. Tidak hanya itu, Malpass juga dipercaya akan berjuang memastikan pembiayaan fokus pada tempat-tempat yang benar-benar membutuhkan, termasuk orang-orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, ia mendesak dewan direktur eksekutif Bank Dunia untuk menyetujui Malpass maju sebagai pemimpin mengungguli penantang dari 188 negara lain sebagai pemegang saham Bank Dunia.
Perlu diketahui, AS merupakan pemegang saham terbesar Bank Dunia dan memiliki suara mayoritas pada hak pemungutan suara. Saham AS di Bank Dunia mencapai 16 persen.
Pencalonannya di kursi pimpinan Bank Dunia diyakini sebagai isyarat pemerintahan Trump untuk mencengkeram lembaga pemberi pinjaman internasional itu lebih kuat.
Sebelumnya, Malpass juga kerap mengkritik Bank Dunia untuk mengurangi bantuan pinjaman ke China, yang menurutnya terlalu kaya untuk dibantu. Selain itu, ia bilang China terlalu membebani negara-negara miskin dengan utang untuk infrastruktur.
Dalam pengumuman pencalonannya, mendampingi Trump di Gedung Putih, Malpass berjanji untuk mengimplementasikan reformasi dan konsentrasi pada pemberdayaan ekonomi perempuan.
"Saya sangat optimistis, kami dapat mencapai terobosan menciptakan pertumbuhan di luar negeri yang akan membantu kita memerangi kemiskinan ekstrem dan menciptakan peluang ekonomi di negara berkembang," imbuh Malpass. (reuters/bir)