Deretan Bisnis Yusuf Mansur, Ustaz Pendukung Jokowi

CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 19:17 WIB
Deretan Bisnis Yusuf Mansur, Ustaz Pendukung Jokowi Yusuf Mansur tak hanya aktif sebagai pemuka agama, ia juga kini tengah gencar mengembangkan bisnis. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jam'an Nurchotib Mansur alias Yusuf Mansur akhirnya menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Selain aktif sebagai pemuka agama, Yusuf Mansur belakangan juga gencar mengembangkan bisnis di berbagai lini usaha. Mayoritas saat ini bergerak di bidang jasa keuangan.

Yusuf Mansur saat ini tercatat memiliki layanan pembayaran melalui PT Verita Sentosa Internasional (PayTren) dan PT Paytren Aset Manajemen. Keduanya telah resmi mengantongi izin dari BI dan OJK sebagai regulator sejak tahun lalu.



Melalui kedua bisnisnya ini, ia berharap nasabah PayTren pembayaran yang sudah mencapai lebih dari 2 juta turut bisa menjadi investor. Ia bahkan berambisi total dana kelolaan yang dapat dihimpun perusahaan aset manajemennya dapat mencapai Rp30 triliun.

Tak puas memiliki dua perusahaan keuangan tersebut, Yusuf Mansur pun sempat dikabarkan ingin membeli PT Bank Muamalat Tbk. Ia bahkan sempat mengundang jemaah-jemaahnya ke kantor pusat Bank Muamalat untuk membuka rekening tabungan guna menyelamatkan bank syariah tertua di Indonesia itu.

Namun, rencana Yusuf Mansur untuk membeli Muamalat rupanya menguap di tengah jalan. Pada Mei 2018, ia justru membeli saham PT BRI Syariah Tbk saat bank tersebut melakukan aksi penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).


Bahana Sekuritas selaku penjamin emisi IPO BRI Syariah menyebut porsi saham yang dibeli Yusuf Mansur di bawah 20 persen dari total saham yang dilepas BRI Syariah ke publik sebanyak 2,62 miliar. Adapun nilai saham yang dilepas BRI syariah saat IPO setara dengan 27 persen modal ditempatkan dan disetorkan perusahaan.

Tak hanya di sektor keuangan, Yusuf Mansur pada Agustus 2018 lalu memperluas bisnisnya dengan membeli lima persen saham PT Info Media Digital (Tempo.co). Pembelian saham dilakukan melalui PT Verita Sentosa Internasional senilai Rp27 miliar.

"Alasan utamanya (membeli Tempo.co) membuka pintu pengguna PayTren, untuk tidak hanya sebagai penikmat berita, tetapi juga sebagai pemilik media," ungkap Yusuf Mansur kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN] (agi/agi)