Resmikan Tol Pasuruan-Probolinggo, Jokowi Ingin Ekonomi Laju

CNN Indonesia | Rabu, 10/04/2019 10:13 WIB
Resmikan Tol Pasuruan-Probolinggo, Jokowi Ingin Ekonomi Laju Peresmian Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) sepanjang 31,3 kilometer (km) di Jawa Timur pada hari ini, Rabu (10/4). (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) sepanjang 31,3 kilometer (km) di Jawa Timur pada hari ini, Rabu (10/4).

Kepala Negara meyakini jalan tol itu akan meningkatkan akses mobilitas, sehingga memberi nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri dari tiga seksi, yaitu Seksi I Grati Pasuruan-Tongas, Seksi II Tongas-Probolinggo Barat, dan Seksi III Probolinggo Barat-Probolinggo Timur.


"Dengan ini, ruas I, II, dan III jalan Tol Pasuruan-Probolinggo, saya nyatakan resmi dibuka," ujarnya saat peresmian tol di Gerbang Tol Probolinggo Timur, Jawa Timur.


Dalam peresmian tersebut, Kepala Negara didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Putra.

Kepala negara berharap tol dengan nilai investasi mencapai Rp4,6 triliun tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Khususnya, mempercepat dan mempermudah akses mobilitas masyarakat dan barang.

Lebih lanjut, ia meyakini akses mobilitas itu akan memberi nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi. "Kami harapkan kawasan industri kecil dan mikro di daerah akan cepat berkembang karena akses logistik dan barang itu lebih murah, cepat, efisien. Begitu juga dengan akses pariwisata," katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambahkan kehadiran tol tersebut setidaknya akan langsung berdampak pada pengurangan kepadatan mobilitas kendaraan di jalan nasional utama Pasuruan-Probolinggo. Selain itu, kehadiran tol tersebut akan menambah akses ke kawasan wisata Bromo Tengger Semeru.


"Ini kan mengurangi sekitar 50-60 persen jalan nasional Pasuruan-Probolinggo. Lalu akan menambah akses logistik," ucapnya pada kesempatan yang sama.

Meski begitu, ia mengatakan pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk merampung seksi IV dan V dari tol tersebut. Targetnya, kedua seksi sepanjang 13,7 km bisa rampung pada akhir tahun ini.

Tol Pasuruan-Probolinggo merupakan salah satu jalan tol yang masuk dalam rangkaian Tol Trans Jawa. Selain itu, tol tersebut juga merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Tol tersebut memiliki masa konsesi 50 tahun. Jarak tempuh Pasuruan-Probolinggo diperkirakan hanya akan memakan waktu sekitar 30 menit dengan tol ini. Padahal, sebelumnya mencapai 2 jam 30 menit. Sayangnya, belum ada ketentuan tarif untuk tol tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya jalan Tol Pasuruan-Probolinggo sebenarnya telah dibuka secara fungsional saat momentum libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Pengerjaan proyek dimulai pada 2016 dan rampung pada akhir tahun lalu. (uli/lav)