Dalam debat tersebut, Sandi mengatakan pertumbuhan ekonomi 5 persen tersebut gagal membuat ekonomi di masyarakat bergerak.
"Ibu Nurjanah salah satu contohnya, ia bercerita walau pertumbuhan 5 persen, dagangnya sepi. Sekarang pembeli yang datang ke pasar tradisional sepi," katanya Sabtu (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan bukan hanya pertumbuhan ekonomi saja yang menjebak. Di era sekarang ini pembangunan yang terjadi di Indonesia juga salah arah.
"Banyak mata uang warga negara Indonesia di luar negeri, ini menyimpang dari cita-cita negara," katanya.
Salah arah lain kata Prabowo, juga bisa dilihat dari terjadinya deindustrialisasi. Kondisi tersebut telah membuat Indonesia menjadi pasar bagi bangsa lain.
"Kami ingin mengubah ini," katanya.