Trump Guyur Bantuan Petani Korban Perang Dagang Rp231 T

CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 10:46 WIB
Trump Guyur Bantuan Petani Korban Perang Dagang Rp231 T Presiden AS Donald Trump memberikan bantuan Rp231 triliun kepada petaninya yang terkena dampak perang dagang. (REUTERS/Leah Millis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (ASDonald Trump meluncurkan paket bantuan US$16 miliar atau setara Rp231 triliun (kurs Rp14.467 per doalr AS) bagi petani negaranya yang terkena dampak perang dagang. Paket bantuan rencananya akan diambilkan dari tarif yang dipungut AS atas impor dari China.

Sebagai informasi, pemerintahan Trump sejak tahun lalu mengenakan tarif impor 100 persen atas barang asal China bernilai sekitar US$200 miliar. Awal Mei lalu, tarif tersebut dinaikkan oleh Trump menjadi 25 persen. 

Selain kenaikan tersebut, Trump juga masih berencana untuk memberlakukan tarif impor sebesar 25 persen atas barang impor senilai US$325 miliar asal China. Beberapa barang yang masuk dalam daftar produk yang terkena tarif tersebut adalah, sepatu kets, mainan dan produk konsumen lainnya.


Trump mengatakan kenaikan tarif diberlakukan karena ia jengkel dengan China. Menurutnya, China tidak serius dalam menyelesaikan konflik dagang dengan negaranya.


Trump mengklaim kenaikan tarif tersebut bakal memberikan penerimaan bea sebesar US$100 miliar kepada negaranya. Nah, Kamis kemarin Trump menyatakan akan memanfaatkan setengah dari penerimaan bea tersebut untuk membantu petani AS yang menderita akibat perang dagang tersebut.

"Sebagian dari uang itu akan diberikan kepada para petani. Petani kami telah diserang oleh China, makanya kami akan bantu dengan memberikan paket itu," kata Trump seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/5).

Menteri Pertanian AS Sonny Perdue sementara itu mengatakan sebagian besar dana yang diberikan kepada petani tersebut nantinya akan digunakan untuk pembayaran langsung kepada produsen tanaman dan ternak. Sementara sebagian kecil akan digunakan untuk membeli makanan petani dan program makan siang sekolah.

[Gambas:Video CNN]

"Rencana yang kami umumkan hari ini memastikan para petani tidak menanggung beban tarif pembalasan yang tidak adil yang diberlakukan oleh China dan mitra dagang lainnya," kata Perdue.

Sementara itu Departemen Pertanian AS menyatakan sebelum menyalurkan bantuan tersebut mereka akan menghitung kerugian yang dialami petani akibat perang dagang. Para pejabat departemen tersebut mengatakan pembayaran pertama dari tiga program bantuan tersebut diharapkan akan keluar pada Juli atau Agustus mendatang.

Para pejabat tidak menunjukkan besaran pembayaran yang akan dilakukan dalam setiap tahap. Tetapi Perdue mengatakan bantuan akan  besar pada pembayaran tahap pertama dan tahap lain akan bergantung pada pasar dan status pembicaraan perdagangan. 


(AFP/agt)