Harga Minyak Dunia Merangkak Jelang Pertemuan OPEC+

CNN Indonesia | Jumat, 07/06/2019 08:38 WIB
Harga Minyak Dunia Merangkak Jelang Pertemuan OPEC+ Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak dunia merangkak naik pada Kamis (6/6) waktu Amerika Serikat, setelah anjlok kemarin. Kenaikan harga minyak terjadi setelah investor mendengar pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang kebijakan minyak, yang akan dibahas di antara anggota OPEC dan sekutunya (OPEC+) dalam beberapa pekan ke depan.

Putin menekankan agar serangkaian faktor dipertimbangkan. Salah satunya penurunan produksi di negara-negara anggota OPEC, seperti Iran dan Venezuela. Di sisi lain, konsumsi minyak meningkat, terutama jelang musim panas.

Pun demikian, Putin menyebut akan mengambil keputusan bersama dengan OPEC yang dipimpin Arab Saudi.

"Saya tidak akan memberi tahu Anda sekarang pertimbangan apa yang kami miliki atas apa yang perlu kami lakukan pada paruh kedua tahun ini. Tetapi, kami akan mengambil keputusan gabungan bersama dengan rekan-rekan kami di OPEC," ujarnya, Jumat (7/6).


Pada awal pekan ini, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengindikasikan bahwa OPEC akan terus mempertahankan stabilitas pasar setelah semester I. Ini berarti, ada kecenderungan OPEC memperpanjang kesepakatan pengurangan pasokan.

"Bagi saya, itu berarti menarik persediaan minyak dari level yang tinggi sekarang," imbuh dia seperti dikutip dari media setempat.

Diketahui, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik US$0,91 menjadi menetap pada US$52,59 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik US$1,04 menjadi US$61,67 per barel di London ICE Futures Exchange.
[Gambas:Video CNN]


(Antara/bir)