Penyerahan itu terkait dengan dukungan perseroan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar dalam akselerasi pembangunan di kota tersebut. Penyerahan lahan secara simbolis itu digelar di Makassar, Rabu (17/7).
PT GMTD sendiri adalah anak usaha dari PT Lippo Karawaci Tbk. Acara penyerahan simbolis di kantor gubernur itu dihadiri oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, CEO Lippo Karawaci John Riady serta jajaran petinggi Lippo Group.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyerahan itu terdiri dari lahan stadion Barombong seluas 3,3 ha dengan nilai investasi Rp330 miliar dan Jalan Metro Tanjung Bunga sepanjang kurang lebih 7 km dengan nilai investasi Rp2,1 triliun kepada Pemerintah Kota Makassar.
Pada 1997, perseroan membangun Jalan Metro Tanjung Bunga yang menghubungkan kota Makassar dengan Kabupaten Gowa dan Takalar. Selain pembangunan jalan utama, perusahaan itu juga mulai membangun infrastruktur dan fasilitas pariwisata di dalam kawasan Tanjung Bunga, yakni Pantai Akkarena yang kini menjadi salah satu tujuan wisata utama di Makassar.
Eka menegaskan keberhasilan membangun dan mengembangkan kawasan Tanjung Bunga menjadi kota mandiri adalah hasil kerja keras dari seluruh pihak, baik dari pemerintah, masyarakat dan internal perusahaan sendiri.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebelumnya mengatakan bahwa penyerahan aset itu disebabkan perseroan tertarik dengan desain pemerintah daerah dalam pengembangan kawasan Tanjung Bunga. Di sisi lain, dia menuturkan, pihaknya tak memiliki kesepakatan khusus dalam penyerahan lahan berikut fasilitas umum tersebut.
"Yang membuat mereka [PT GMTD] lebih tertarik adalah kita punya desain pengembangan kawasan Tanjung Bunga itu sehingga mereka mau serahkan ke kita akhirnya. Setelah itu kita serahkan ke Pemkot Makassar," ujar Nurdin. (asa/asa)