Agustus, Trump Bantu Petani Korban Perang Dagang US$16 Miliar

CNN Indonesia | Jumat, 26/07/2019 11:38 WIB
Agustus, Trump Bantu Petani Korban Perang Dagang US$16 Miliar Ilustrasi perdagangan. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan akan memberikan kompensasi kepada petani mereka yang dirugikan oleh perang dagang. Pejabat setempat mengatakan nilai kompensasi yang dipersiapkan pemerintah mencapai US$16 miliar.

Dengan nilai kompensasi tersebut, petani akan mendapatkan bantuan sebesar US$15 sampai dengan US$150 per acre atau 0,40 hektare. Bantuan akan mulai disalurkan pertengahan hingga akhir Agustus mendatang.

Adapun bantuan akan diberikan kepada petani 29 komoditas tanaman, termasuk kedelai, jagung, gandum, sorgum dan kapas dataran tinggi. Bantuan juga menjangkau peternak sapi perah dan susu, serta peternakan yang menanam 10 tanaman khusus - termasuk almond, pistachio, kenari, cranberry dan ceri manis segar.


Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai kompensasi atas kerugian petani yang terjadi akibat perang dagang. Sekretaris Pertanian Sonny Perdue mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian yang diberikan pemerintah kepada petani. 

"Presiden Trump memiliki kasih sayang yang besar kepada para petani dan peternak Amerika dan itu sangat jelas dalam program ini. Ia tahu bahwa mereka bertarung dan mereka berada di garis depan," katanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/7). 

Sebagai informasi, perang dagang terjadi antara AS dengan China sejak pertengahan 2018 lalu. Perang dagang tersebut ditandai dengan peningkatan tarif impor yang diberlakukan Presiden Trump terhadap impor senilai US$200 miliar asal China. Kenaikan tarif dilancarkan karena Trump karena ia menuduh China telah melakukan kecurangan dagang terhadap negaranya.

Kecurangan dagang tersebut telah membuat Amerika mengalami defisit neraca dagang yang cukup besar  dengan China.  Trump mengklaim kenaikan tarif tersebut bakal memberikan penerimaan bea sebesar US$100 miliar kepada negaranya.

Trump beberapa waktu lalu menyatakan akan memanfaatkan setengah dari penerimaan bea tersebut untuk membantu petani AS yang menderita akibat perang dagang tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Kelompok petani di AS menyambut positif bantuan tersebut. Namun mereka menganggap bantuan bukan solusi.

Menurut mereka, solusi jangka panjang yang bisa memberikan manfaat kepada petani adalah dengan segera mengakhiri pertikaian dagang dengan negara yang menjadi pasar ekspor utama produk pertanian AS. 

"bukan solusi jangka panjang," kata Dewan Kapas Nasional AS dalam pernyataan mereka.


(Reuters/agt)