PNS Kerja Dari Rumah, Kadin Tak 'Cemburu'

CNN Indonesia | Jumat, 09/08/2019 20:49 WIB
PNS Kerja Dari Rumah, Kadin Tak 'Cemburu' Kadin tak keberatan jika PNS dapat bekerja dari rumah selama produktivitasnya terjaga. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengaku tak 'cemburu' bila wacana Pegawai Negeri Sipil (PNS) bekerja dari rumah benar-benar diterapkan oleh pemerintah. Asalkan, produktivitas abdi negara tetap terjaga.

Seperti diberitakan sejumlah media, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melempar wacana bahwa PNS bisa bekerja di rumah. Saat ini, kementerian tengah mendesain sistem kerja yang meniru gaya perusahaan rintisan (startup) yang fleksibel dan bisa bekerja di mana saja.

Ketua Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan wacana PNS bekerja dari rumah sejatinya sah-sah saja di tengah perkembangan digital. Sebab, para pekerja tetap bisa terhubung untuk membahas pekerjaan dengan perkembangan teknologi dan alat komunikasi.


"Yang biasa kerja di kantor, kemudian tidak di kantor, seolah 'Apaan lo enak banget?', tapi kan kami harus terbuka dengan perubahan yang lebih baik," ujar Rosan di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8).

Menurutnya, poin utama yang harus dilihat dari wacana PNS bekerja di rumah adalah tingkat produktivitas yang tetap sama. Menurutnya, bila produktivitas justru bisa lebih tinggi ketika pegawai bekerja di rumah, tidak ada salahnya wacana itu diwujudkan.

"Mau kerja di mana saja yang penting produktivitas, kalau tinggi kenapa tidak? Kalau duduk di kantor, tapi output lebih rendah padahal dapat peralihan canggih, kenapa?" ucapnya.

Hanya saja, ia menggarisbawahi bahwa wacana ini setidaknya harus bisa dikomunikasikan dengan baik kepada semua pihak. Tujuannya, agar tidak ada perbedaan pengertian.

"Dilempar saja ke publik, disosialisasikan, resistensi atau penilaian sudah pasti ada, tapi tidak apa," katanya.
[Gambas:Video CNN]

(uli/sfr)