Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengaku pernah mendapat pesan dari almarhum terkait harapannya atas perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia ke depan.
Pesan itu, sambung Hanif, didapatnya belum lama ini. Kala itu, Habibie mengatakan kepadanya bahwa dunia terus berubah dan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Hanif menilai Habibie merupakan pribadi yang menyenangkan dan penuh semangat, meski usianya sudah tak muda lagi. Almarhum juga dipandang sebagai sosok teladan dan penuh inspirasi.
"Kami sangat berduka dengan kepergian beliau. Ini kehilangan kita semua, kehilangan bangsa Indonesia. InsyaAllah beliau khusnul khotimah," tuturnya.
"Beliau adalah pemimpin dan ilmuwan Indonesia yg membawa Indonesia memasuki masa demokrasi dan meningkatkan harkat bangsa Indonesia di bidang teknologi. Seorang putra terbaik bangsa," ucapnya.
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Presiden Indonesia ketiga BJ Habibie.
"Bangsa ini kehilangan. Kita semua kehilangan putra bangsa yang terbaik, Bapak Bangsa yang pernah memimpin bangsa ini," ujar Enggartiasto di Gedung DPR, Rabu (11/9).
"Kita bisa berpikir pada waktu itu membuat pesawat ," tuturnya.
Habibie, sambung Enggartiasto, juga berkontribusi dalam membangun iklim demokrasi di era reformasi selama masa kepemimpinannya sebagai presiden ketiga RI.
"Reformasi itu di tangan beliau (Habibie). Kalau kita bicara demokrasi yang terjadi, itu ada pada era beliau," ujarnya.
Habibie, sambung ia, juga tidak memandang orang berdasarkan status jabatan. Hal itu dirasakannya saat ia menjabat sebagai Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar beberapa tahun silam. Kala itu, Habibie sebagai presiden menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Golkar yang beberapa kali hadir dalam rapat partai.
[Gambas:Video CNN]
Dalam beberapa kesempatan, Enggartiasto melihat Habibie memperlakukan setiap anggota yang ditemuinya sama, tidak memandang status.
"Kepada kami semua, salaman. Saya kira yang cium pipi kanan cium pipi kiri hanya kepada Bapak Ketua tetapi tidak. Rata semuanya," jelasnya.
Rencananya, para menteri akan melayat ke rumah duka almarhum. Selain itu, akan turut hadir dalam rangkaian pemakaman Habibie.
Sebagai informasi, Habibie wafat di usia 83 tahun. Beliau meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto pada pukul 18.05 WIB Rabu (11/9). (lav/uli/sfr)