Keluhan krisis harga kopi perlu diutarakan mengingat 25 juta petani kecil kopi di seluruh dunia berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Indonesia sendiri memiliki 1,8 juta petani kopi, yang 90 persen lahan kopi di Indonesia dikelola oleh petani kecil," ujar JK, seperti dilansir dari laman setkab.go.id.
Menurut JK, penyebab anjloknya harga kopi dikarenakan kelebihan pasokan biji kopi di dunia. Ia mengaku prihatin karena keuntungan industri kopi besar dunia meningkat, namun tidak diiringi dengan keuntungan industri kopi petani kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam forum yang diinisiasi Kolombia tersebut, JK mengusulkan langkah-langkah untuk mengatasi kemerosotan harga kopi dunia. Pertama, memperluas pasar kopi dan mengendalikan jumlah pasokan.
Ketiga, perlunya dibangun kemitraan antara industri dan petani kecil. Contoh, industri kopi besar menggalang program atau kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk peningkatan kapasitas petani kecil.
Keempat, perlu upaya khusus untuk menjaga keseimbangan harga kopi bagi petani, industri, dan konsumen. "Diperlukan dukungan International Coffee Organization (ICO) dalam hal ini," tegas JK.
[Gambas:Video CNN] (bir)