Upah Harian Buruh Tani Naik Tipis Rp54.424 pada September

CNN Indonesia | Selasa, 15/10/2019 17:58 WIB
Upah Harian Buruh Tani Naik Tipis Rp54.424 pada September Aktivitas buruh tani. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah buruh tani nasional per September 2019 naik sebesar 0,13 persen secara bulanan. Kalau pada Agustus 2019 masih sebesar Rp54.354 per hari, bulan ini angkanya naik menjadi Rp54.424 per hari.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan kenaikan itu sejalan dengan upah riil buruh tani sebesar 0,87 persen dari Rp37.904 per hari menjadi Rp38.233 per hari.

"Upah nominal harian buruh tani nasional naik 0,13 persen, upah riil buruh tani juga mengalami kenaikan 0,87 persen," ungkap Suhariyanto, Selasa (15/10).

Sementara itu, upah nominal buruh bangunan hampir stagnan atau hanya naik 0,01 persen dari Rp89.063 per hari menjadi Rp89.072 per hari. Kemudian, upah riil tukang bangunan bulan lalu meningkat 0,28 persen dari Rp64.190 per hari menjadi Rp64.372 per hari.

Selanjutnya, rata-rata upah nominal buruh potong rambut perempuan per September 2019 sebesar Rp28.395 per kepala. Angka itu meningkat tipis 0,08 persen dari bulan sebelumnya sebesar Rp28.395 per kepala.

Kemudian, pembantu rumah tangga mendapatkan upah nominal rata-rata Rp417.084 per bulan. Jumlahnya hampir sama seperti dua sektor lainnya yang cuma naik tipis, yaitu 0,4 persen dari sebelumnya Rp415.422 per bulan.

Diketahui, upah nominal buruh adalah rata-rata upah harian yang diterima sebagai balas jasa dari pekerjaan yang telah dilakukan. Sementara itu, upah riil menggambarkan daya beli dari upah yang diterima buruh.

Adapun, upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan, sedangkan upah riil tukang bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.


(aud/lav)