Sebelum ditunjuk menjadi menteri, Erick memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Pada Pemilihan Presiden (pilpres) 2019, Erick dipercaya sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amien.
Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1970 ini merupakan putra ketiga dari pebisnis kawakan Indonesia sekaligus petinggi Astra, yaitu Mochamad Teddy Thohir. Saudara kandungnya, Garibaldi Thohir dan Rika Thohir juga sama-sama berkecimpung di dunia bisnis. Garibaldi Thohir yang lebih dikenal sebagai Boy Thohir merupakan Direktur Utama PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, pada Januari 2019 Erick melepas seluruh kepemilikan sahamnya di Inter Milan. Rumor yang beredar menyebut Erick akan menanamkan modal pada PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), namun ia menepis kabar tersebut.
Erick juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) periode 2006-2010 dan Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) periode 2006 hingga sekarang. Ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019 setelah menang dengan mendapatkan 31 suara dari total 58 suara.
Kecintaannya pada dunia olahraga, mengantarkan Erick menjadi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) 2018. Sosok Erick makin mendapatkan sorotan usai gelaran pesta olahraga se-Asia itu dinilai berlangsung sukses.