Pasalnya, Budi duduk di posisi Menteri Perhubungan sejak 2016 lalu. Tepatnya, ketika Jokowi mengumumkan perombakan (reshuffle) kabinet jilid II pada 2016 lalu.
Sebelum berada di jabatan pemerintahan, ia adalah seseorang yang terkenal hilir mudik di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran Palembang pada 1956 silam ini sempat bercerita jika dirinya ingin berkecimpung di sektor agrikultur. Ini lantaran ia suka bermain tanam jagung saat masih tinggal di Palembang dulu.
Namun, nasib akhirnya membawa Budi ke jurusan arsitektur dan ke jajaran pemerintahan. Selama menjabat sebagai Menteri Perhubungan, Budi dihadapkan berbagai persoalan dari sektor darat, laut, hingga udara.
Hal yang paling diingat tentu soal tiket pesawat yang melonjak sejak 2018 lalu. Hal itu sempat membuat polemik dari berbagai pihak, dari masyarakat, perusahaan penerbangan, dan berbagai kementerian/lembaga.
Selain itu, perizinan mengenai ojek online juga cukup menguras pikirannya selama menjadi menteri perhubungan. Tak tanggung-tanggung, tagar #PecatBudiKarya sempat muncul jelang akhir masa jabatannya di pemerintahan Jokowi periode pertama. (aud/lav)