Bahkan, bendahara negara itu menjanjikan ia akan melihat seluruh pos di kantong keuangan negara agar bisa merealisasikan permintaan khusus dari kepala negara. Mulai dari pos anggaran yang berhubungan langsung dengan keuangan provinsi, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Kemudian, ia juga akan melihat anggaran kementerian/lembaga yang memiliki program pembangunan di Maluku. Tujuannya, agar bantuan anggaran untuk provinsi tersebut bisa dipetakan dengan matang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang APBN kita juga ada keterbatasan, tetapi usulan yang tadi disampaikan nanti siang akan saya telepon langsung kepada menteri keuangan (Sri Mulyani) untuk bisa memberikan perhatian yang lebih kepada Provinsi Maluku," kata Jokowi.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu memberi pernyataan tersebut usai mendengar curahan hati alias curhat dari para pejabat daerah. Mereka mengatakan APBD terasa minim.
[Gambas:Video CNN]
Jokowi mengaku bahwa aspirasi serupa sering ia dengar setiap bertemu dengan kepala daerah. Jokowi pun mengingatkan bahwa Indonesia memiliki 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota, sehingga APBN memiliki keterbatasan.
Ia juga mendengar keluhan para kepala daerah terkait infrastruktur, seperti jalan dan jembatan. Menurutnya, keluhan itu datang dari wilayah Indonesia bagian timur. Sehingga, ketimpangan antarwilayah di Indonesia masih harus diperbaiki.
"Tetapi sekali lagi, dengan keterbatasan APBN yang ada, nanti akan saya utak-atik sesuai dengan tadi yang diusulkan. Insyaallah akan segera kita tindak lanjuti," tuturnya.
Lihat juga:Sri Mulyani Cari Cara Kejar Pajak Netflix |