"Selama mungkin (harga ditahan). Sampai akhir tahun pasti (harga gas tidak naik)," ujar Arifin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (31/10).
Arifin mengungkapkan keputusan tersebut diambil pihaknya untuk menjaga daya saing industri. Ia mengingatkan industri banyak berperan dalam menyerap tenaga kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan beban biaya yang terus meningkat tentu ruang bagi PGN untuk mengembangkan infrastruktur gas bumi menjadi semakin terbatas. Sementara, banyak sentra-sentra industri baru, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur yang belum terjamah gas bumi," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama beberapa waktu lalu.
Saat ini, perusahaan menjual gas ke konsumen dengan harga berkisar US$8 hingga US$10 per MMBTU. Rachmat mengklaim perusahaan tidak pernah menaikkan harga gas sejak 2013.
[Gambas:Video CNN] (fra/sfr)