Pemerintah Sudah Kantongi Nama Calon Dirut Bank Mandiri

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 06/11/2019 07:49 WIB
Pemerintah Sudah Kantongi Nama Calon Dirut Bank Mandiri Menteri BUMN Erick Thohir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah sudah memutuskan nama calon direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan nama dirut Bank Mandiri yang baru akan diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 8 Desember 2019.

"Dirut Mandiri sudah diputuskan. Kita tunggu saja pada RUPS 8 Desember nanti," ujarnya, Selasa (5/11).

Penunjukkan dirut Bank Mandiri yang baru untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Kartika Wirjoatmodjo. Presiden Joko Widodo menunjuk Tiko sebagai Wakil Menteri BUMN.


Tiko menjabat Dirut Bank Mandiri sejak 2015 menggantikan Dirut sebelumnya, yakni Budi Gunadi Sadikin yang juga diangkat menjadi Wakil Menteri BUMN.

Selain dirut Bank Mandiri, pemerintah segera menyiapkan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero). Erick mengungkap hingga akhir bulan ini masih akan menempati posisi tersebut.

"Akhir bulan masih dalam proses review. Tapi dirutnya sudah ada," jawab Erick.

Ia mengharapkan pengganti dirut Inalum pengganti Budi Gunadi Sadikin memiliki latar belakang keuangan yang kuat. Pasalnya, perseroan akan membawahi banyak anak usaha.

Selain keuangan, dirut baru Inalum diharapkan memiliki latar belakang pertambangan.

"Apalagi kan pembagian dalam anak perusahaan cukup berbeda. Ada Antam, ada batu bara, ada lain-lain," paparnya.

Budi Gunadi memulai karirnya di perusahaan pekat merah pada 2006 saat ia bergabung ke PT Bank Mandiri Tbk sebagai Direktur Micro & Retail Banking. Karirnya terus menanjak

hingga diangkat menjadi Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk. Ia menduduki posisi tersebut hingga 2016 sebelum akhirnya ia diangkat sebagai Staff Khusus Menteri Negara BUMN dan aktif menjadi Anggota Dewan Penasehat Asosiasi Fintech Indonesia.

Pada 2017, ia diangkat menjadi Komisaris Utama PT Inalum (Persero) sebelum akhirnya efektif menjadi direktur utama pada 14 September 2017.

Di bawah kepemimpinannya, Inalum resmi menggenggam 51,23 persen saham PT Freeport Indonesia dengan membayarkan US$3,85 miliar. (age)