Syarat-syarat UMKM Mengajukan KUR

CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 18:25 WIB
Syarat-syarat UMKM Mengajukan KUR Ilustrasi UMKM. (ANTARA FOTO/Maulana Surya Tri Utama).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah resmi memangkas bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi 6 persen mulai Januari 2020 mendatang. Kebijakan ini sesuai keinginan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyasar lebih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

KUR sendiri merupakan upaya pemerintah memperluas akses permodalan kepada pelaku UMKM atau kelompok usaha, namun belum memiliki agunan.

Ini artinya, masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya boleh saja memanfaatkan KUR sebagai alternatif permodalan.

Simak syarat-syarat mengajukan KUR yang dihimpun CNNIndonesia.com dari bank-bank BUMN.

Untuk syarat umum, pertama, debitur berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan harus memiliki usaha yang berjalan paling sedikit 6 bulan.

Kedua, menyiapkan kelengkapan dokumen, seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), fotokopi surat nikah bagi yang sudah menikah, surat izin usaha atau keterangan usaha dari kelurahan/kecamatan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memiliki syarat khusus untuk debitur KUR. Antara lain, wajib melampirkan dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp25 juta dan melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kredit di atas Rp50 juta.

Sementara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mensyaratkan kredit sesuai jenisnya, yakni KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Untuk KUR Mikro, seperti bank pelat merah pada umumnya, BRI mematok kredit Rp25 juta dengan jenis Kredit Modal Kerja (KMK) bertenor 3 tahun, Kredit Investasi bertenor maksimal 5 tahun.

Untuk KUR TKI, plafon yang diberikan mulai dari Rp25 juta. Syaratnya pun tak jauh berbeda, dengan tambahan jangka waktu maksimal 3 tahun atau sesuai kontrak kerja dengan tujuan negara penempatan di Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

Sementara, KUR Ritel ditetapkan mulai kurang dari Rp25 juta hingga maksimal Rp500 juta dengan jenis KMK maksimal jangka waktu 4 tahun dan Kredit Investasi maksimal 5 tahun.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga menyediakan layanan KUR Mikro, KUR Ritel dan KUR TKI dengan syarat para debitur minimal berusia sudah 21 tahun yang dibuktikan dengan melampirkan KTP atau Akte Kelahiran atau KK, dan calon debitur tidak boleh masuk dalam Daftar Hitam Nasional Penarik Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong.

Untuk KUR TKI, Bank Mandiri memungkinkan calon TKI berusia minimal 18 tahun dengan menyerahkan surat izin dari suami/istri/orang tua/wali untuk bekerja di luar negeri. Selain itu, calon debitur atau debitur tidak memiliki kredit, atau sekalipun mempunyai kredit kolektibilitasnya tercatat lancar.

Calon debitur KUR Bank Mandiri juga wajib memiliki perjanjian kerja atau kontrak minimal 2 tahun dengan pengguna bagi TKI yang ditempatkan oleh PPTKIS, Pemerintah atau TKI yang bekerja secara perseorangan.

Sementara, KUR Mikro dan KUR Ritel memiliki syarat yang sama, antara lain calon debitur atau debitur tidak memiliki kredit atau kredit kepemilikan rumah, kredit/leasing kendaraan bermotor, kartu kredit, dan resi gudang dengan kolektibilitas lancar.

Untuk KUR Mikro dan KUR Ritel, Bank Mandiri menegaskan calon debitur atau debitur maksimal berusia 60 tahun saat kredit lunas.
[Gambas:Video CNN]


(hns/bir)