Target Ambisius Jokowi Bikin Menteri PUPR Deg-degan

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 19:53 WIB
Target Ambisius Jokowi Bikin Menteri PUPR Deg-degan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku seringkali deg-degan selama menjadi menteri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, Jokowi memiliki target ambisius di sektor infrastruktur.

"Pak Jokowi orang detail dan punya target. Kalau saya bilang bisa maka harus bisa. Makanya 2014 sampai 2019 kerja saya rock and roll," kata Basuki, Kamis (14/11).

Jam kerjanya bisa dibilang hampir 24 jam. Target ambisius infrastruktur Jokowi juga sulit membuat Basuki memiliki waktu libur, terlebih saat akhir pekan. Makanya, ia menganggap libur sebagai "barang mewah".


"Ya beliau (Jokowi) tidak pernah libur. Masa kami libur. Libur itu barang mewah. Kalau libur tiga minggu justru bingung," ujar Basuki.

Walaupun begitu, ia merasa menikmati pekerjaannya sebagai Menteri PUPR. Sebab, ia merasa Jokowi percaya penuh terhadapnya.

"Saya loyal terhadap Jokowi. Jokowi juga percaya kepada kami," imbuh dia.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan tugas-tugas yang diberikan oleh Jokowi cukup menantang. Ia mencontohkan, tugas yang dimaksud seperti pembangunan bandara di beberapa daerah terpencil.

"Jadi tugasnya menantang seperti kayak ujian. Tapi adrenalin keluar," kata Budi.

Namun, sama seperti Basuki, Budi mengaku tetap optimistis bahwa target dan tugas yang ditetapkan Jokowi bisa tercapai. Ia juga mengaku gembira selama menjabat sebagai menteri.

Sebagai catatan, Basuki dan Budi kembali dipilih sebagai menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Basuki tetap menjadi Menteri PUPR dan Budi sebagai Menteri Perhubungan.

Atas keputusan itu, Jokowi sempat berceletuk bosan dengan dua menterinya itu. Pasalnya, dua menteri itu juga sering diajaknya ke luar kota untuk melihat proyek infrastruktur.

"Bosan. Saya ngomong apa adanya. Ditanya bosan, ya bosan," pungkas Jokowi dengan nada bercanda.
[Gambas:Video CNN] (aud/sfr)